Panic Selling, Investor Lepas Saham Tambang Emas

Investasi Emas dan Perak РSINGAPURA. Setelah masuk ke fase bearish pada akhir pekan lalu (13/4), harga emas masih melanjutkan penurunannya hari senin ini(15/4). Ternyata, hal itu berdampak pada harga saham produsen emas dunia. Pelaku pasar cemas, keuntungan mereka akan tergerus seiring kemerosotan harga emas di bawah level psikologis US$ 1.500 per troy ounce.

emas-putih-perak-tidak-di-jadikan-investasi

Aksi jual saham perusahaan tambang emas terjadi di pasar Asia pagi ini. Sebut saja saham Kingsgate Consolidated yang merosot 13% di Australia. Lalu ada pula saham Beadell Resources yang anjlok 12,5% dan Newcrest Mining yang turun 7%.

“Saat harga semakin mendekati level biaya produksi di kisaran US$ 1.200-an per troy ounce, investor mulai panik,” jelas Jonathan Barratt, pendiri Barratt’s Bulletin.

Namun, dia percaya bahwa koreksi harga emas saat ini hanyalah reaksi yang berlebihan oleh pelaku pasar. Menurutnya, penurunan emas saat ini menawarkan posisi masuk yang bagus kepada investor. “Untuk dana yang akan masuk ke sistem, Anda harus melihatnya untuk jangka panjang bahwa stimulus akan menyokong harga emas,” jelasnya.

Sumber Investasi Kontan

Share