Investasi Favorit Nico Omer Untuk Beberapa Dekade Ke Depan

Investasi Nico Omer – Anda mungkin terkejut jika mengetahui bahwa investasi favorit saya di tahun-tahun mendatang bukanlah saham, obligasi atau properti, tapi PERAK. Meskipun telah mengungguli aset-aset terkemuka dunia dalam 5 hingga 10 tahun belakangan, lima dan sepuluh tahun periode, perak masih merupakan salah satu komoditas yang paling undervalued – atau jika boleh saya katakan kurang dihargai.

 Nico-Omer-Investor-Perak

Perak saat ini diperdagangkan di bawah $25/ons, dan para pengamat memprediksi akan melambung ke harga puncak yang disesuaikan dengan inflasi, di $130/ons pada tahun 2015. Alasan beberapa analis memprediksi peningkatan drastis harga perak tersebut karena ekonomi dunia yang tengah tertekan, pasokan perak yang merosot, permintaan industri yang signifikan, peran perak sebagai penyimpan nilai (store of value), penggunaannya sebagai mata uang, dan meningkatnya permintaan investasi.

Saya pribadi memang mempercayai perak adalah logam yang menakjubkan, yang cenderung akan melambung di tahun-tahun mendatang. Seperti mungkin Anda telah ketahui bahwa perak memiliki lebih dari 10 ribu kegunaan, dan sebagai salah satu pengantar panas dan listrik terbaik dunia. Dan para penemu pun lebih banyak mengajukan hak paten pada penggunaan perak dibanding logam berharga lainnya di dunia.

Bahkan ketika perak digunakan untuk tujuan industri dan teknologi, maka secara harfiah akan digunakan selamanya karena ternyata terlalu banyak biaya yang dikeluarkan untuk mencoba mendaur ulang perak, bahkan dalam volume kecil sekalipun seperti pada ponsel atau chip kasino.

Juga perlu diingat bahwa perak bukan hanya seebagai komoditas safe haven (aman resiko), tetapi namun memiliki peran sebagai mata uang dan nilai moneter ini tidak dapat didevaluasi seperti umumnya mata uang dunia. Perak bahkan memiliki perbedaan dalam penggunaan sebagai uang untuk waktu yang lebih lama dan di tempat-tempat yang lebih banyak daripada emas. Menurut Nobel Laureate Milton Friedman, “The major monetary metal in history is silver, not gold.”

Berikutnya yang tak kalah penting adalah bahwa hanya ada kurang dari 1 miliar ons perak murni di dunia. Lebih dari 90 persen dari hasil tambangnya digunakan oleh industri. Tuntutan industri ini senantiasa melampaui pasokannya selama 20 tahun terakhir.

Meskipun produksi belakangan ini relatif masih datar, persediaan dan pasokan pemerintah masih mampu menahan kenaikan harga. Sumber-sumber tersebut akan menurun dan jika melihat ke belakang pasokan tidak akan selalu dapat memenuhi peningkatan permintaan!

Namun demikian, kebanyakan orang yang telah berbincang pada saya benar-benar belum tertarik pada perak karena mereka masih menganggap emas lebih berharga dan/atau sama sekali belum memahami tentang perak. Mungkin idiom yang tepat untuk menggambarkan pandangan orang-orang tersebut tentang perak adalah ‘out of sight, out of mind’…

Seorang ahli perak terkemuka, Ted Butler, yang merupakan analis riset pertama yang secara terbuka mengakui dan menulis tentang konsekuensi dari pinjaman logam mulia serta kegagalan forward-sale dalam usahanya untuk menghentikan sewa logam, adalah seorang penulis yang produktif dan analisa peraknya telah beredar luas di internet.

Ingatlah selalu bahwa hanya perak yang memiliki peran ganda sebagai dasar dari aset investasi dan material industri.  Yang membedakan perak dari komoditas sumber daya alam lainnya adalah daya tarik yang sudah berlangsung ribuan tahun, saat menjadi sebagai simbol kekayaan manusia dan kemudian berkembang sebagai material industri yang vital di dunia modern ini.

Jadi meskipun banyak orang berinvestasi di emas, logam mulia ini tidak memiliki peran ganda yang unik seperti perak, yakni aset investasi dan material industri. Itulah yang membuat perak menjadi langka.

Hal yang menakjubkan adalah bagaimana sejumlah investor potensial dunia menghargai keunikan peran ganda perak tersebut. Kemudahan investasi di perak sudah sangat diketahui dunia. Di beberapa dekade lalu, perak dikenal merupakan mata uang logam umum. Hal ini menjelaskan mengapa orang mengalami kesulitan memahami bagaimana suatu materi yang sebelumnya melimpah kini bisa dianggap langka.Berapa banyak orang yang tahu bahwa persediaan perak dunia sudah turun 90% sejak tahun 1940? Itulah yang sebenarnya telah menciptakan peluang investasi seumur hidup – melihat sesuatu lebih awal.

Akhirnya, mari berpikir sejenak mengenai hal berikut: Berapa banyak tetangga, teman, kerabat dan orang sekitar yang Anda tahu telah berinvestasi serius dalam perak? Saya kira akan sulit menemukan 1 dari 100 orang yang Anda tahu, atau bahkan 1 dalam 1000 orang. Meskipun terjadi kenaikan harga yang mengesankan selama 10 tahun terakhir, perak masih jauh sebagai aset yang dimiliki atau masih kurang dihargai. Investasi mengalir ke perak, dibandingkan dengan aset dunia lainnya, kecil. Namun, jumlah perak yang tersedia di pasar fisik untuk investasi memang sangat kecil sehingga arus investasinya hingga saat ini cukup untuk mendongkrak kenaikan harganya.

Nico Omer Blog Resource

Share